Tantang Google Docs, Microsoft Andalkan SkyDrive dan MS Office

Microsoft secara terang-terangan menantang Google dalam bisnis layanan cloud computing atau komputasi awan. Melalui sebuah video berdurasi dua menit, Microsoft mencoba mempengaruhi pengguna Google Docs untuk beralih menggunakan Microsoft SkyDrive dan Microsoft Office.

Video ini menggambarkan argumen umum Microsoft, tentang bagaimana SkyDrive yang dikombinasikan dengan Office dapat memberi solusi agar terhindar dari frustasi saat menggunakan Google Docs. Microsoft pun mengemas argumen itu dengan menarik.

Video ini menceritakan tiga orang mahasiswa, Alissa, Jamal, dan Max, yang mendapatkan tugas makalah astronomi. Untuk menghemat waktu dan meningkatkan efisiensi, mereka memilih untuk mengerjakan tugas bersama secara online, menggunakan layanan komputasi awan agar dapat saling berkolaborasi di mana pun mereka berada.

Mulanya, mereka berkolaborasi mengerjakan tugas dalam satu dokumen menggunakan Google Docs. Tapi kemudian datanglah masalah. Di Google Docs, mereka tidak bisa membuat chart yang menarik, heading, atau image layout yang sedap dipandang. Malah, mereka harus meng-copy pekerjaan dari Google Docs ke Microsoft Word untuk merapikan formatnya.

Ini sama saja kerja dua kali dan menghabiskan waktu, begitu kira-kira argumen yang hendak disampaikan dalam video ini. Google Docs digambarkan  tidak se-powerful layanan SkyDrive dan aplikasi Office dari Microsoft.

Akhirnya, mereka beralih menggunakan SkyDrive dan Office, di mana mereka masih bisa mengerjakan tugas bersama secara online.

Alissa mengerjakan tugas di perpustakaan kampus. Dia melakukan log-in ke situs SkyDrive.com, lalu membuat dokumen baru dan membagikannya ke Jamal dan Max.

Dalam makalah itu, Alissa kedapatan membuat pengantar tugas tersebut. Setelah selesai, Alissa memberi catatan untuk Jamal yang sedang mengerjakan tugas di kamar rumahnya. Jamal kedapatan bagian membuat chart yang bagus menggunakan Office. Setelah itu, giliran Max yang membuat grafis layout.

Kembali ke perpustakaan, Alissa mengecek kembali makalah astronomi yang telah diperindah oleh kedua temannya. Tugas itu sudah terlihat rapih dan sedap dipandang, Alissa tinggal menambahkan kesimpulan.

Video berjudul “SkyDrive and Office from Microsoft” ini terkesan meremehkan Google Docs. Layanan dari Google dianggap tidak bisa membuat karya sebagus menggunakan SkyDrive dan Office.

Namun, semua itu kembali pada preferensi pengguna. Karena kebanyakan pengguna GMail sudah terlanjur nyaman dengan Google Docs. (kompas.com)

About smaksanjose

SMA Katolik Santo Yoseph Denpasar Bali Indonesia
This entry was posted in TAU LEBIH IT and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s