Teknologi Informasi di Era Globalisasi

Cobalah lihat sekeliling Anda, pasti beberapa orang yang berada di dekat Anda sedang sibuk bergulat dengan barang elektronik penunjang komunikasi dan transfer informasi yang mereka bawa. Tak terelakan lagi, merebaknya benda-benda canggih itu membuat banyak orang terlalu jauh hanyut dalam kesenangan yang dihasilkannya. Di zaman sekarang ini, globalisasi menyebabkan modernisasi yang secara tidak langsung mengharuskan setiap individu memiliki paling sedikit satu jenis produk yang dihasilkannya. Namun, apakah pernah terpikirkan oleh Anda dampak dari modernisasi tersebut ?
Handphone, komputer, televisi, dan modem bukan barang langka di era globalisasi ini. Beberapa produk tersebut menjadi lumrah ditemu di berbagai tempat dan dimiliki oleh berbagai kalangan karena perannya dalam segi komunikasi dan informasi. Selain itu, produk elektronik tersebut dapat membantu seseorang untuk mengikuti kemajuan zaman. Dengan kata lain, alat-alat IT tadi mulai menjadi kebutuhan primer bagi sebagian orang dan bukan lagi merupakan kebutuhan tersier yang menjadi aksesori orang-orang kaya.
Pentingnya beberapa produk di atas terlihat jelas di kalangan pelajar baik dari tingkat taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. Di satu sisi perangkat tersebut menyediakan kecepatan serta kelancaran dalam berkomunikasi dan bertukar informasi jarak jauh. Akan tetapi, sifat konsumtif yang berlebihan itu menjadi titik balik dari manfaat positif produk IT. Pasalnya, terlalu nikmat dengan fasilitas yang disuguhkan oleh hp, komputer, televisi, dan modem membuat kebanyakan orang lengah dan kehilangan jati dirinya. Mengapa?
Dalam suatu kondisi ada seorang penumpang dan sopir dalam sebuah mobil taksi. Di mobil tersebut si sopir sedang menelepon kerabat yang berada di kota lain. Sedangkan si penumpang sedang sibuk berselancar di dunia maya sambil meng-update status menggunakan laptopnya. Selama perjalanan tak sepatah kata pun terlontar di antara mereka karena saking fokusnya pada kegiatan masing-masing. Sampai di tempat tujuan, si penumpang hanya melihat charge yang tertera di layar depan, kemudian membayar sesuai jumlahnya. Melihat peristiwa ini mungkin Anda akan merasa biasa dan wajar saja. Namun, bila Anda memperhatikan dengan saksama, kedua orang tadi tidak sengaja kehilangan jati dirinya karena tenggelam di lautan modernisasi.
Dalam kasus di atas, perangkat elektronik membuat orang yang hanya terpisah tak lebih dari satu meter terasa terpisa ratusan meter. Tidak ada komunikasi di antara keduanya. Padahal, mereka sedang berkomunikasi menggunakan alat IT seperti handphone dan laptop untuk berkomunikasi dengan orang yang bahkan keberadaannya tidak diketahui, alias jauh di sana. Sangat menakjubkan bukan? Perangkat IT telah membuat seseorang yang sangat dekat menjadi jauh dan orang yang sangat jauh menjadi dekat. Bila hal ini berkelanjutan, sopan santun berhadapan dengan orang lain akan tergantikan oleh fitur komplit dari barang modern itu. Bagaimana tidak, seseorang dibuat acuh terhadap keberadaan orang lain karena konsentrasinya tertuju pada handphone, komputer, televisi, dan modem miliknya.
Menggunakan produk hasil modernisasi tidak salah, tetapi cara penggunaannya juga harus diperhatikan. Menjalin relasi dengan orang lain guna memperlancar komunikasi, mendapatkan informasi tertentu, atau mungkin ingin eksis semata memang dimudahkan dengan menggunakan beberapa perangkat IT tersebut. Namun, setelah berkenalan dan menjalin kedekatan dalam batas dunia IT hanya berhasil kurang lebih 30% saja, sedangkan sisanya ditentukan oleh penampilan, roman wajah, perilaku, gesture, ucapan dan bahkan kedipan mata secara langsung. Inilah yang membuat seseorang dapat menjalin kerja sama dengan pihak lain untuk menunjang kesuksesan di lapangan kerja. Dengan demikian, produk IT tetap dimanfaatkan dan kita tidak kehilangan rasa sopan santun, menghormati, dan menghargai orang lain yang merupakan jati diri seorang manusia.  (Red.)

About smaksanjose

SMA Katolik Santo Yoseph Denpasar Bali Indonesia
This entry was posted in ARTICLE, OPINI, TAU LEBIH IT and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s