Jatuh Cinta gara-gara Facebook

Jatuh Cinta gara-gara Facebook

 By Andreas Bryan wagey (X-2 / 2)

Di siang hari sepulang sekolah seperti biasa Yessy langsung melepas seragam dan tasnya, langsung mengambil posisi yang membuatya nyaman untuk membuka lap top miliknya, tapi bukannya untuk belajar dari internet tapi tetu saja untuk membuka jejaring sosial yang sekarang ini lagi begitu digandrunginya yaitu facebook dan twiter.

Di sekolah Yessy adalah anak yang sangat cantik dan juga paling up to date kalau masalah teknologi, apalagi tentang facebook,twiter,Yahoo dan internet, sepertinya hanya Yessy yang paling mengerti di antara semua kawannya. Bahkan temannya di facebook sudah mencapai ribuan.

Pada suatu saat, dihari Sabtu pagi yang cerah, Yessy sangat terkejut karena di kelasnya ada seorang anak laki-laki yang berwajah tampan, dia bernama Jonsen, anak kelas X-9 yang dipindah ke kelas Yessy, kelas X-2 Selain berwajah rupawan ternyata Jonsen juga anak yang pintar sehingga bisa masuk sekolah mereka dengan mendapatkan beasiswa. Memang di SMAK St.Agnes memberikan beasiswa kepada anak-anak yang berprestasi baik dalam bidang akademik maupun non akademik.

Setiap hari Yessy selalu memperhatikan semua tingkah laku Jonsen. “Sepertinya si Jonsen ini kurang begitu suka bermain-main dengan komputer nih”, pikir Yessy, “masak hari gini ngga punya akun di facebook sih? ah… jadi ilfil nih…”pikir Yessy, tapi kalau dipikir-pikir wajar juga sih kalau dia ngga mengenal facebook, selain keluarganya sangat sederhana Jonsen hanyalah anak desa yang tidak pernah punya komputer.

Di kelas dengan diam-diam Jonsen juga sering mengamati Yessy di tambah lagi mereka juga sebangku sehingga teman-teman Yessy sering menggoda Jonsen “Suit suit ada yang lagi PDKT nih”. Tapi Yessy malah berkata “Cihhh kalian jangan sembarangan ya, masak sih aku suka ama cowok yang gaptek”. Seketika itu juga wajah Jonsen langsung memerah dan murung karena ucapan Yessy yang sangat menyakitkan. Sampai-sampai teman–teman Yessy berkata “Duhhh Yess, kita kan Cuma bercanda, kamu juga kan nggak perlu sampai segitunya”. Sebenarnya Yessy juga merasa ucapannya sungguh keterlaluan dan ingin minta maaf, tapi Jonsen sudah sangat tersinggung dan jengkel pada Yessy maka Jonsen pun selalu menghindari Yessy dan tidak mau bicara dengannya,  Yessy juga merasa gengsi kalau dia minta maaf duluan “Huuuh ya udah kalo nggak mau ngomong ama aku emangnya dia itu penting apa?!?!”

Kemudian setibanya di rumah untuk menghilangkan kekesalannya Yessy membuka facebooknya dan mendapati ada 1 permintaan pertemanan, seperti biasa Yessy langsung saja menerima permintaan pertemanan itu kemudian karena penasaran Yessy meihat foto-fotonya dan ternyata anak yang bernama Yosua ini sangat tampan sekali dan yessy langsung terpesona olehnya “Wah… ganteng banget nih cowok dan kelihatannya juga ngga gaptek kayak si anak desa itu dan kelihatannya alim, apa aku ajak ngomong aja ya ?”. Tapi ternyata Yosua menyapa lebih dulu “Halo kamu sekolah di mana ???”. Yessy heran karena disapa duluan “Aku sekolah di SMAK St.Agnes kalo kamu ???”, “Aku sekolah di SMAN 7”, “Oooooo”. Setelah itu Yosua berhenti beberapa saat kemudian Yosua malah mengatakan hal yang sangat tidak di duga oleh yessy “Yess aku suka ama kamu aku udah memperhatikan kamu dari kelas 3 SMP mau ya jadi pacarku kapan-kapan kita ketemuan ya”. Yessy menjadi sangat kaget tapi dia malah berpikir “ Wahhh lumayan nih aku bisa ganti status dan pamer ke teman-teman, orangnya juga cakep”. “Ok aku setuju kapan nih bisa ketemuan?”, “Terserah kamu aja yank kapanpun aku pasti ada waktu buat kamu”. Hati Yessy langsung berbunga-bunga dan langsung menuliskannya di profile. Keesokan harinya ketika sampai di sekolah Yessy langsung diberi selamat oleh teman-temannya “Chiiiieeee yang baru dapat pacar nihhh seneng banget hari ini ???”. Yessy menjawab dengan percaya diri “Ia donk eh kalian tahu nggak anaknya tu ya ganteng banget juga tau banget ama yang aku suka juga ngga gaptek”. Sesungguhnya teman-teman yessy sebenarnya merasa bahwa Yessy itu terlalu lebay dan sombong tapi supaya Yessy nggak tersinggung akhirnya mereka hanya bisa pura-pura kagum. Tidak terasa sudah 2 tahun berlalu dan Yessy sudah kelas XII-2 IPA masih berpacaran dengan anak yang bernama Yosua tapi selama berpacaran dengan Yosua Yessy malah jadi suka keluar tanpa izin pulang malam dan jarang bergaul dengan kawan-kawannya, Yosua ternyata adalah seorang anak berandalan di sekolahnya, kebetulan Jonsen pun sekelas lg dengan Yessy. Tapi Yessy malah berkata “ Huuuuh kamu lagi kenapa sih ngikutin aku terus”. Tapi Jonsen hanya diam saja. Suatu hari Yessy di ajak pergi oleh yosua dan tidak masuk selama 1 minggu tanpa surat. Karena kasihan akhirnya Jonsen mendatangi rumah Yessy untuk memberi tahu PR. “Tok tok tok ternyata yang membukakan pintu adalah Ibunya Yessy “Permisi tante,saya Jonsen teman sekelas Yessy, saya cuma mau kasih tau ada beberapa tugas dan catatan yang harus diselesaikan Yessy”. “Ooo ya, terima kasih banyak ya nak, Yessy itu tingkah lakunya makin lama makin menjadi, makin tidak bisa diatur dan makin membangkang..sebentar ya tante panggilkan Yessy dulu”, “Yess ada temanmu nih ayo turun”. Kemudian Yessy turun dari tangga sambil marah-marah “Duhhh siapa sih mengganggu banget”, “Ehhh kamu ada apa ke rumahku?”, “Ini, waktu kamu nggak masuk kamu ketinggalan banyak tugas dan catatan nih”, Yessy langsung mengambil buku itu lalu berkata “thanks ya udah bye”. Lalu Jonsen menghela nafas panjang “Hemmm ya sama-sama, kamu sekarang kok jadi berubah Yess kamu jadi anak yang penyendiri sekarang setelah kamu jadian ama cowok itu kamu harus hati_ hati lho”. “Emang kamu siapa sok nyeramahin aku ini urusanku lagi pula pacarku itu kaya, keren lagi nggak kayak kamu”. Lalu Jonsen pun langsung pergi.

Satu bulan telah berlalu dan Yessy masih tetap seperti itu saja, suatu ketika pada saat sedang berbincang dengan Yosua. Yosua mengajak Yessy untuk bertemu dengannya di sebuah kafe di dekat sekolahnya. Pada saat di kafe Yosua mengenggam tangan Yessy lalu menginginkan Yessy melakukan hal yang sangat mengerikan, lalu Yessy berusaha lari dari kafe itu kemudian Yessy berlari keluar ke pintu depan. Tapi Yosua menarik yessy, seketika itu juga Yessy langsung berteriak” Tolooong. Tolooong, toooolong”, “Aaaarggh diem ngga ayo ikut aku kamu kan pacarku”. Tapi Yessy malah semkin keras berteriak dan melawan. Ternyata di dekat sana ada Jonsen yang baru saja pulang dari toko. Jonsen melihat dari kejauhan “Kenapa Yessy ditarik-tarik begitu”, dengan secepat kilat Jonsen langsung menelepon polisi, lalu lari ke tempat Yessy ,karena sangat marah Jonsen langsung memukul Yosua dengan sangat keras kemudian mereka berdua pun berkelahi, warga yang melihat kejadian itu pun ikut membantu Jonsen dan menghujani Yosua dengan pukulan tapi tak lama kemudian polisi datang dan menghentikan amukan massa lalu membawa Yosua ke kantor polisi. Yessy yang sangat shock dan langsung memeluk Jonsen sambil menangis “Hiks hiks hiks trimakasih ya Jon aku ngga tau gimana jadinya kalo ngga ada kamu sory ya kalo aku selalu ngeledek kamu soooryyy Hiks”, “ Udah nggak papa kok”.

 Setelah Yessy tenang akhirnya Jonsen memberanikan diri mengatakan perasaannya, wajah Jonsen sangat merah karena malu “Eeehmmm Yess aku sebenernya selama ini suka ama kamu, kamu mau ngga jadi pa pac paaca”. Tapi yessy menyambung “Ia aku tahu aku juga sebenernya suka ama kamu kok”. Dan setelah itu mereka menjadi pasangan yang sangat serasi tapi yessy kali ini sungguh beruah dan menjadi anak yang lebih baik dengan dukungan Jonsen. Orang tua dan teman-teman Yessy pun lebih setuju bila Yessy berpacaran dengan jonsen karena Yessy yang sekarang lebih baik dari Yessy yang dulu.

About smaksanjose

SMA Katolik Santo Yoseph Denpasar Bali Indonesia
This entry was posted in CERPEN. Bookmark the permalink.

13 Responses to Jatuh Cinta gara-gara Facebook

  1. claudia says:

    gambarny Andre bangett!!
    seru”!!

  2. wartalena_irene_fratz_10B says:

    wusshhh this’is great…

  3. andreas says:

    thankyou very much🙂

  4. Febriyanti says:

    KEREN – KEREN.

  5. Vincentia says:

    Wiihhhhhh keren saya suka, saya suka !!! 😀

  6. Keren banget Ndre..
    Keep going, n’ keep go ahead to get more your talent….!
    ORA ET LABORA

  7. christian says:

    asekk hebat dewe

  8. Febriyanti says:

    nggak papa suka nulis tapi pelajarannya jangan di kelelerin
    Bagus kok Cerpennya

  9. doni says:

    wuihh , gambarnya keren banget , kaya gambarku , tapi masih bagusan aku sihh… hehehehehehe…… ajrin dong cara buat cerita …..

  10. Yessy says:

    ndre,ceritamu so sweet banget . i want more

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s