Fashion di SMAK Santo Yoseph Denpasar

Tentunya di jaman globalisasi ini semua orang sudah berbondong-bondong mengincar tren baju terbaru yang dipakai sekarang ini. Hal ini paling diminati dikalangan siswa remaja khususnya di SMAK Santo Yoseph Denpasar. Di sekolah ini setiap anak memiliki gaya fashionnya masing-masing. Sekarang paling banyak siswa maupun siswi yang menambahkan jaket dengan berbagai macam model sebagai tambahan model baju ke sekolah. Mulai dari jaket berbahan tipis, berlengan pendek malah ada yang memakai blazer ke sekolah. Blazer hanya digunakan untuk anak-anak yang mengikuti OSIS di sekolah ini.

Menambahkan blazer sebagai baju resmi OSIS, merupakan tren yang sangat diminati karena banyak orang yang sekarang menyukai drama-drama Asia dan blazer merupakan salah satu bentuk perwujudan dari salah satu drama yang memakai blazer sebagai seragam sekolahnya. Tentunya hal ini menambahkan kesan baru pada image OSIS yang sebetulnya berifat serius dan berusaha keras dalam menyelenggarakan berbagai macam acara di sekolah. “Seperti serasa berada di Korea jika melihat anak OSIS lewat,” komentar salah seorang murid pada waktu pemakaian blazer pertama kali dilaksanakan. Selain OSIS, ternyata anggota MPK juga telah membuat blazer dengan warna berbeda untuk pakaian resmi mereka jika menghadiri pertemuan.

Dilaksanakannya peraturan sekolah yang melarang murid memakai jaket selama berlangsungnya jam pelajaran dilakukan, membuat beberapa murid jadi melepaskan gaya fashion bajunya hanya selama di kelas saja. Tetapi saat pulang sekolah, mereka kembali memakai jaket mereka lalu pulang ke rumah masing-masing. Hal ini juga terjadi bukan hanya di SMAK Santo Yoseph saja. Sekolah lain pun pasti memiliki gaya fashion tersendiri di kalangan para muridnya.

Menambah fashion ke sekolah seperti yang terjadi di SMAK Santo Yoseph sih boleh-boleh saja, tetapi para murid juga perlu menunjukkan bahwa selain gaya fashion, intelektual juga perlu di asah agar bukan cuma kelihatan keren luarnya saja, tapi dalamnya juga. Fashion yang terjadi di sekolah ini juga perlu sedikit adanya perubahan, karena jika terus menerus memakai hal yang sama, maka gaya berpakaian menjadi ketinggalan jaman dan tidak mengikuti tren lagi. Dengan demikian, siswa dapat menunjukkan cerminan seragam sekolah yang berbau modernisasi.

Tentang hal fashion yang berlaku dikalangan siswa, jika hal ini terjadi, mau tidak mau pihak sekolah pun harus mengikuti perkembangan yang berlaku diantaranya. Karena jika saling tidak saling mendukung, maka tidak akan berjalan dengan lancar. Tetapi, tentu dalam beberapa hal, pihak sekolah juga perlu membatasi apa-apa saja yang boleh dan apa-apa saja yang tidak boleh di pakai oleh siswa-siswinya.

                                                                                                By Elizabeth Indah S (X-2)

About smaksanjose

SMA Katolik Santo Yoseph Denpasar Bali Indonesia
This entry was posted in ARTICLE and tagged . Bookmark the permalink.

3 Responses to Fashion di SMAK Santo Yoseph Denpasar

  1. caviars says:

    kenapa gak ganti ajah seragam nya,el??

  2. Ramses says:

    pake Jacket/sweater

  3. Barti Lengkey says:

    walaah, ezar tuh?!?! hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s